Menuju Kematian yang Allah Ridha

*ONE DAY ONE HADITS*

Jum'at, 6 Februari 2026 / 18 Sya'ban 1447

*Menuju Kematian yang Allah Ridha* 



عَنْ جَابِرٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ:
سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صل الله عليه وسلم يَقُولُ:
«يُبْعَثُ كُلُّ عَبْدٍ عَلَى مَا مَاتَ عَلَيْهِ»
 رواه مسلم (2878)

Dari Jabir radhiyallahu 'anhu, ia berkata:
Aku mendengar Rasulullah shalallahu alaihi wa salam bersabda:
"Setiap hamba akan dibangkitkan sesuai dengan keadaan saat ia meninggal dunia."
(HR. Muslim no. 2878)

Pelajaran yang terdapat di dalam hadits :

1- Makna Hadits yang Senada
Kalimat yang sering dinukil oleh para ulama:
أَنَّهُ مَنْ عَاشَ عَلَى شَيْءٍ مَاتَ عَلَيْهِ، وَمَنْ مَاتَ عَلَى شَيْءٍ بُعِثَ عَلَيْهِ
"Barangsiapa hidup di atas suatu kebiasaan, ia akan mati di atas kebiasaan itu; dan barangsiapa mati di atas sesuatu, ia akan dibangkitkan di atasnya."
(Makna ini diambil dari kumpulan hadits dan atsar yang sahih, meskipun redaksi ini bukan hadits tersendiri)
2- Akhir hidup adalah cerminan
kebiasaan hidup.
Kematian bukan peristiwa acak
Ia adalah "buah" dari apa yang sering kita lakukan semasa hidup
Jika hidupnya:
-dekat dengan shalat wafat dalam keadaan shalat
-dekat dengan Al-Qur'an wafat dengan Al-Qur'an
-dekat dengan maksiat wafat dalam maksiat (na'udzubillah)
3- Pentingnya istiqamah, bukan hanya sesekali. Allah tidak menilai satu-dua amal besar saja, tapi:
-kebiasaan
-konsistensi
apa yang mendominasi hidup kita
Karena yang sering dilakukan itulah yang paling mungkin menemani detik terakhir kita.
4- Cara kita dibangkitkan adalah kehormatan atau kehinaan
Hadits ini menakutkan sekaligus menenangkan:
-Dibangkitkan dalam keadaan taat = kemuliaan
-Dibangkitkan dalam maksiat = kehinaan di hadapan seluruh makhluk
Bayangkan:
Ada yang dibangkitkan sambil bertalbiyah
Ada yang dibangkitkan dalam keadaan sujud
Dan ada yang dibangkitkan dengan apa yang ia banggakan di dunia…
5- Doa husnul khatimah harus diiringi usaha. Tidak cukup hanya berdoa:
"Ya Allah, wafatkan aku dalam keadaan husnul khatimah"
Tanpa:
-menjaga shalat
-menjauhi dosa besar
-membiasakan taubat
-mencintai amal saleh
Karena Allah Maha Adil: akhir yang baik biasanya diberikan kepada hidup yang dijaga.
6- Kematian yang dirindukan adalah kematian dalam ketaatan.
Bukan rindu pada mati itu sendiri, tapi:
-rindu bertemu Allah
-rindu wafat dalam keadaan Allah ridha
-rindu akhir yang indah
Sebagaimana para salaf berkata:
"Aku tidak takut mati, tapi aku takut bagaimana aku mati."
7- Maka jika ingin wafat dalam ketaatan dibangkitkan dalam kemuliaan menghadap Allah dengan wajah berseri. Hidupkanlah hari-hari kita dengan Al-Qur'an, shalat, taubat, dan amal saleh yang istiqamah.

Tema hadits yang berkaitan dengan Al Qur'an :

1- Setiap amal akan dibalas, sekecil apapun. Bahwa keadaan saat wafat dan dibangkitkan sangat bergantung pada amal yang dilakukan semasa hidup.

فَمَنْ يَعْمَلْ مِثْقَالَ ذَرَّةٍ خَيْرًا يَرَهُ , وَمَنْ يَعْمَلْ مِثْقَالَ ذَرَّةٍ شَرًّا يَرَهُ

"Barangsiapa mengerjakan kebaikan seberat zarrah, niscaya dia akan melihat (balasannya). Dan barangsiapa mengerjakan kejahatan seberat zarrah, niscaya dia akan melihat (balasannya)." (QS. Az-Zalzalah: 7–8).

2- Allah mewafatkan manusia dalam keadaan tertentu. Bahwa kematian terjadi dalam kekuasaan Allah, namun keadaan jiwa saat dicabut sangat berkaitan dengan apa yang ia jalani.

اللَّهُ يَتَوَفَّى الْأَنْفُسَ حِينَ مَوْتِهَا وَالَّتِي لَمْ تَمُتْ فِي مَنَامِهَا

"Allah mewafatkan jiwa ketika matinya dan (mewafatkan) jiwa yang belum mati di waktu tidurnya."
(QS. Az-Zumar: 42)

3- Wafat dalam keadaan islam dan ketaatan. Kematian dalam Islam dan ketaatan adalah tujuan hidup seorang mukmin.

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلَا تَمُوتُنَّ إِلَّا وَأَنْتُمْ مُسْلِمُونَ

"Wahai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dengan sebenar-benar takwa, dan janganlah kalian mati kecuali dalam keadaan Muslim."(QS. Ali 'Imran: 102).

4- Kebangkitan sesuai amal perbuatan. Bahwa kebangkitan dan pembalasan sejalan dengan amal hidup di dunia.

فَالْيَوْمَ لَا تُظْلَمُ نَفْسٌ شَيْئًا وَلَا تُجْزَوْنَ إِلَّا مَا كُنْتُمْ تَعْمَلُونَ

"Maka pada hari ini seseorang tidak akan dirugikan sedikit pun dan kamu tidak dibalas kecuali sesuai dengan apa yang telah kamu kerjakan." (QS.Yasin:54)

5- "Akhir kehidupan menentukan tempat kembali. Kematian yang dirindukan": mati dalam keadaan seluruh hidup dipersembahkan kepada Allah.

قُلْ إِنَّ صَلَاتِي وَنُسُكِي وَمَحْيَايَ وَمَمَاتِي لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ

"Katakanlah: Sesungguhnya shalatku, ibadahku, hidupku dan matiku hanyalah untuk Allah, Tuhan seluruh alam."(QS. Al-An'am: 162)

Komentar

Postingan Populer