Istirahatku Saat Aku Berlelah-lelah, Bahagiaku Saat Bersama Dakwah

💥💥💥☀️💥💥💥

*Istirahatku Saat Aku Berlelah-lelah, Bahagiaku Saat Bersama Dakwah*

@Imam Maulana

Perjalananan panjang dakwah dan tarbiyah terkadang bisa membuat lelah dan goyah. Apalagi jika perjalananan itu di sertai mihnah (ujian/tribulasi) yang bisa mengguncangkan jiwa. 

Ada sebagian kader yang mulai merasa bosan dan lelah menapaki jalan ini. Padahal sejatinya bagi seorang musafir, saat melalui jalan apapun harus mempercayai jalan yang mereka tempuh. 

Harus merasa bahwa jalan itulah yang akan menyampaikannya ke tujuan yang di kehendaki (surga) agar mereka tidak tersesat dan hilang di tengah jalan serta tidak terjadi keragu raguan. 

Jalan dakwah dan tarbiyah ini harus lebih di yakini karena jalan ini adalah jalan asal, pangkal umat Islam mengikat segala urusan hidupnya dan karena di sinilah letaknya kesudahan dan masa depan yang hakiki.

Saya teringat nasehat yang di sampaikan oleh Syaikh Hamid Eliwah bahwa semua membutuhkan dakwah dan tarbiyah. Baik orang kecil maupun orang besar, baik kaya maupun miskin, di saat lemah maupun saat sudah berkuasa.

Karenanya bagi para petugas dakwah dan tarbiyah, jangan pernah merasa lemah, jangan pernah merasa berputus asa, karena lemah dan putus asa itu bukan akhlaq muslim. 

Hakikat dan kenyataan hari ini adalah impian kemarin dan impian hari ini adalah kenyataan hari esok. Waktu masih banyak. 

Orang orang yang lemah tidak akan lemah sepanjang hidupnya dan orang yang kuat tidak akan kekal kekuatan selama- lamanya. Dakwah tarbiyah ini tegak di atas ketetapan yang pasti bukan di atas dispensasi.

Wahai kader dakwah, kita tidaklah lebih lemah dari orang-orang sebelum kita yang telah mendapat bantuan Allah dalam merealisasikan manhaj dakwah Islam ini. Oleh karena itu janganlah kamu merasa hina dan lemah. 

Tidak alasan lagi untuk bermalas malasan dalam agenda dakwah, Tidak ada alasan lagi enggan menjadi Murobbi, tiada lagi merasa lelah dalam rekrutmen dakwah.

Hanya ada dua keadaan seorang aktivis dakwah yang jujur di jalan dakwah dan tarbiyah nya. Pertama, ia sedang melaksanakan tugas dakwahnya. Kedua, ia sedang mempersiapkan diri untuk melaksanakan tugas dakwahnya 

Teringat pesan dari Al Banna  ; 

راحتي في تعابي وسعادتي على دعوتي

"Istirahatku adalah saat aku berlelah-lelah, Bahagiaku adalah saat  bersama dakwah" .

Selamat berlelah-lelah dalam jalan dakwah!

Komentar

Postingan Populer