BERGERAKLAH

☪️
*BERGERAKLAH*

Dakwah adalah amal mulia. Ia adalah tugas dan misi utama para nabi dan rasul yang Allah utus kepada manusia. Tidak ada satu umatpun yang Allah pernah hadirkan di  bumi ini kecuali Allah   utus kepada mereka seorang nabi atau rasul,  

وَلِكُلِّ اُمَّةٍ رَّسُوْلٌ ۚفَاِذَا جَاۤءَ رَسُوْلُهُمْ قُضِيَ بَيْنَهُمْ بِالْقِسْطِ وَهُمْ لَا يُظْلَمُوْنَ 

"Setiap umat mempunyai rasul. Apabila rasul mereka telah datang (di akhirat kelak), diputuskanlah (oleh Allah) di antara mereka dengan adil, sedangkan mereka tidak dizalimi (sedikit pun)" (QS. Yunus: 47)

Dalam ayat lainnya Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman:

وَلَقَدْ بَعَثْنَا فِيْ كُلِّ اُمَّةٍ رَّسُوْلًا اَنِ اعْبُدُوا اللّٰهَ وَاجْتَنِبُوا الطَّاغُوْتَۚ فَمِنْهُمْ مَّنْ هَدَى اللّٰهُ وَمِنْهُمْ مَّنْ حَقَّتْ عَلَيْهِ الضَّلٰلَةُ ۗ فَسِيْرُوْا فِى الْاَرْضِ فَانْظُرُوْا كَيْفَ كَانَ عَاقِبَةُ الْمُكَذِّبِيْنَ 

"Sungguh, Kami telah mengutus seorang rasul untuk setiap umat (untuk menyerukan), "Sembahlah Allah dan jauhilah tagut!" Di antara mereka ada yang diberi petunjuk oleh Allah dan ada pula yang ditetapkan dalam kesesatan). Maka, berjalanlah kamu di bumi dan perhatikanlah bagaimana kesudahan orang yang mendustakan (rasul-rasul)" (QS. An Nahl: 36)

Setelah Allah SWT menutup seluruh rangkaian kenabian dan risalah dengan diutusnya Nabi Muhammad saw sebagai 'Khataman-Nabiyyin', maka tugas dakwah selanjutnya terwariskan kepada umat ini. Pewarisan ini akan terus bergulir  hingga  akhir zaman. Hal ini karena dakwah  merupakan  ruh bagi kehidupan umat manusia dan  jaminan atas  eksistensinya. 

Dinul Islam dan dakwahnya  tidak bisa dipisahkan. Keduanya adalah kesatuan yang bersifat aksiomatis. Islam mesti didakwahkan karena ia adalah pedoman hidup untuk seluruh manusia. Mustahil manusia akan mengetahui dan menerima ajaran Islam jika tidak ada pergerakan dakwah yang bekerja untuk  itu.

Dakwah menjadi karakteristik umat Islam yang paling utama sehingga umat ini mendapat justifikasi dari Allah sebagai umat terbaik. Namun sejauh mana hal ini bisa menjadi kenyataan sangat berbanding lurus dengan pemahaman dan keterlibatan  kaum musimin dalam dakwah terlebih lagi para ikhwah yang merupakan  kader dakwah itu sendiri. Engkau aktivis dakwah dan kadernya? Maka jangan diam, segera ambil ancang-ancang dan bergeraklah. Jadilah arus karena arus itu hidup dan menghidupkan, 

Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman:

اَنْزَلَ مِنَ السَّمَاۤءِ مَاۤءً فَسَالَتْ اَوْدِيَةٌ ۢ بِقَدَرِهَا فَاحْتَمَلَ السَّيْلُ زَبَدًا رَّابِيًا ۗوَمِمَّا يُوْقِدُوْنَ عَلَيْهِ فِى النَّارِ ابْتِغَاۤءَ حِلْيَةٍ اَوْ مَتَاعٍ زَبَدٌ مِّثْلُهٗ  ۗ كَذٰلِكَ يَضْرِبُ اللّٰهُ الْحَقَّ وَالْبَاطِلَ ەۗ فَاَمَّا الزَّبَدُ فَيَذْهَبُ جُفَاۤءً ۚوَاَمَّا مَا يَنْفَعُ النَّاسَ فَيَمْكُثُ فِى الْاَرْضِۗ  كَذٰلِكَ يَضْرِبُ اللّٰهُ الْاَمْثَالَ ۗ

"Dia telah menurunkan air dari langit, lalu mengalirlah air itu di lembah-lembah sesuai dengan ukurannya. Arus itu membawa buih yang mengambang. Dari apa (logam) yang mereka lebur dalam api untuk membuat perhiasan atau alat-alat, ada (pula) buih seperti (buih arus) itu. Demikianlah Allah membuat perumpamaan tentang hak dan batil. Buih akan hilang tidak berguna, sedangkan yang bermanfaat bagi manusia akan menetap di dalam bumi. Demikianlah Allah membuat perumpamaan." (QS. Ar-Ra'd : 17)

Dari Muadz bin Jabal berkata: "Saya mendengar Rasululah SAW bersabda:

أَلَا إِنَّ رَحَى الْإِسْلَامِ دَائِرَةٌ ، فَدُورُوا مَعَ الْكِتَابِ حَيْثُ دَارَ ، أَلَا إِنَّ الْكِتَابَ وَالسُّلْطَانَ سَيَفْتَرِقَانِ ، فَلَا تُفَارِقُوا الْكِتَابَ ، أَلَا إِنَّهُ سَيَكُونُ عَلَيْكُمْ أُمَرَاءُ يَقْضُونَ لِأَنْفُسِهِمْ مَا لَا يَقْضُونَ لَكُمْ ، إِنْ عَصَيْتُمُوهُمْ قَتَلُوكُمْ ، وَإِنْ أَطَعْتُمُوهُمْ أَضَلُّوكُمْ " قَالُوا : يَا رَسُولَ اللَّهِ ، كَيْفَ نَصْنَعُ ؟ قَالَ : " كَمَا صَنَعَ أَصْحَابُ عِيسَى ابْنِ مَرْيَمَ ، نُشِرُوا بِالْمَنَاشِيرَ ، وَحُمِلُوا عَلَى الْخَشَبِ ، مَوْتٌ فِي طَاعَةِ اللَّهِ خَيْرٌ مِنْ حَيَاةٍ فِي مَعْصِيَةِ اللَّهِ "

"Sesungguhnya roda pengilingan Islam terus berputar, maka hendaklah kalian berputar bersama kitab Allah kemanapun ia berputar. Ketahuilah, sesungguhnya al-Qur'an akan berpisah dengan kekuasaan, maka janganlah kalian memisahkan diri dari Al-Qur'an. Ketahuilah, sesungguhnya akan datang kepada kalian para penguasa yang memutuskan perkara untuk kepentingan diri mereka sendiri dan tidak memutuskannya untuk kepentingan kalian. Jika kalian tidak menaati mereka, niscaya mereka akan membunuh kalian. Namun jika kalian menaati mereka, niscaya mereka akan menyesatkan kalian."Para sahabat bertanya, "Wahai Rasulullah, apakah yang harus kami lakukan?" Beliau SAW menjawab, "Lakukanlah sebagaimana hal yang dilakukan oleh para pengikut setia nabi Isa bin Maryam. Mereka digergaji dengan gergaji besir dan disalib di atas sebatang kayu. Mati di atas ketaatan kepada Allah lebih baik daripada hidup dalam kemaksiatan kepada Allah." (HR. Ath-Thabarani , Abu Nu'aim al-Asbahani)

Air diam sirna dimakan zaman. Aktivis mager karena  enggan,  diam lalu menghilang, ia bukan sesiapa,  pergi senyap tanpa guna. Wallahu a'lam[]Acha

☪️
*Madrasatuna*

Komentar

Postingan Populer